
Aplikasi Telegram
diprakarsai oleh dua bersaudara, Nikolai dan Pavel Durov. Keduanya saling
berbagi tugas, Nikolai Durov fokus pada pengembangan aplikasi dengan
menciptakan protokol MTProto yang menjadi motor bagi Telegram. Sementara Pavel
bertanggung jawab dalam hal pendanaan dan infrastruktur melalui pendanaan
Digital Fortress.
Setelah digodok dengan matang,
Telegram memulai debutnya pada 14 Agustus 2013 ke perangkat iOS. Kemudian ke
Android pada tanggal 20 Oktober 2013. Artinya, Telegram baru berumur kurang
lebih tiga tahun. Namun prestasi Telegram tak bisa dibilang buruk, justru
cenderung memukau.
Di bulan Oktober 2013 saja, atau di
tahun pertamanya Telegram sudah mengantongi 100.000 pengguna
aktif harian. Angka ini melonjak tajam menjadi 15 juta pada bulan Maret 2014
atau kurang dari enam bulan kemudian. Mantap yaaa... J
Per bulannya, pengguna aktif
Telegram menyentuh angka 35 juta dan terus meningkat ke angka 50 juta pada
bulan Desember 2014. Setahun kemudian, pengguna aktif Telegram menyentuh angka
60 juta per bulan dan merangkak cepat ke angka 100 juta pada bulan Februari
2016. Peningkatan super cepat ini tak lain menandakan bahwa pengguna menerima
dengan baik apa yang dihadirkan oleh Telegram.
Dari segi interface, menurut saya pribadi Telegram
memang mempunyai tampilan yang rapi dan bersih. Sederhana
seperti WhatsApp. Banyak orang sependapat dengan saya, dan mengatakan
bahwa Telegram mirip dengan WhatsApp kendati fitur yang dihadirkan
selengkap BlackBerry Messenger ataupun LINE.
Semoga bermanfaat.






0 Comments:
Posting Komentar